Senin, 30 Juni 2014

Jerman Susah Payah Atasi Aljazair Via Babak Perpanjangan Waktu

Dua gol Andre Schurrle dan Mesut Ozil membuat laga Jerman vs Aljazairberakhir dengan skor 2-1 dalam pertandingan Piala Dunia 2014 babak 16 besar di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Selasa (1/7/2014) pagi WIB. Laga Germany vs Algeria ini harus diselesaikan lewat babak perpanjangan waktu setelah hasil 0-0 tercipta selama waktu normal. Sementara satu gol balasan Les Fennecs di laga Algeria vs Jerman ini dicetak Abdelmoumene Djabou di menit 121.

Aljazair ternyata sama sekali tidak takut akan nama besar Jerman. Sejarah yang pernah membawa mereka menang 2-1 atas Jerman di Piala Dunia 1982 sepertinya turut memberikan aura positif bagi anak asuh Vahid Halilhodzic di pertandingan ini.

Terbukti bahwa Aljazair mampu menciptakan serangan-serangan yang lebih berbahaya. Sebuah usaha dari Slimani di awal pertandingan nyaris berbuah gol indah andai Neuer tak cekatan dalam menghalau bola.

Jerman sempat membalas peluang itu di menit 14. Satu tendangan keras Schweinsteiger mengarah tepat ke gawang Aljazair namun Mbolhi bisa menepis bola tersebut dan kemudian mengamankannya.

Aljazair sebenarnya bisa menjebol gawang Jerman di menit 17. Menerima umpan silang dari sisi kiri, Slimani lolos dari kawalan Boateng dan bola tandukannya berhasil masuk ke gawang Neuer. Sayangnya wasit menganulir gol itu karena Slimani sudah terjebak offside.

Peluang itu seperti memantik semangat para pemain Aljazair. Semenit setelahnya, umpan Soudani diteruskan oleh Ghoulam dari sudut sempit dan bola tendangan bek kiri Les Fennecs tersebut hanya melebar di tiang jauh gawang Neuer.

Jerman yang tak mau terus ditekan berusaha pelan-pelan mengembangkan permainan. Dua peluang melalui tembakan Muller dan Lahm sayangnya masih bisa dibendung oleh pertahanan Aljazair. Bahkan satu peluang emas dari Ozil di depan gawang Aljazair pun masih bisa diamankan Mbolhi dan memaksa babak pertama berakhir imbang 0-0.

Sebuah penyelamatan brilian dilakukan oleh Mbolhi di menit 55. Schweini menyodorkan bola pada Lahm dan sang kapten langsung menyepaknya dengan keras. Hebatnya Mbolhi masih bisa terbang untuk menepis bola.

Pertandingan pun semakin berjalan menarik. Schurrle yang masuk di awal babak kedua menggantikan Gotze menunjukkan perannya dalam serangan Jerman. Sayang terkadang penyelesaian akhirnya masih terlalu mudah bagi Mbolhi.

Aljazair juga tak tinggal diam. Sering mengandalkan serangan balik, dua kali Aljazair mengancam melalui tendangan kaki kiri Feghouli yang masih melebar dan tendangan keras Slimani yang tepat di pelukan Neuer.

Dan Mbolhi kembali tampil sebagai pahlawan negaranya di menit 80. Bagaimana tidak, tandukan keras Muller di muka gawangnya masih bisa ia tepis dengan sempurna. Bola rebound yang disambar Schurrle juga bisa dibendung oleh Belkalem.

Peluang terakhir Jerman di waktu normal didapat oleh Schweini di menit 90. Sayangnya tandukan gelandang Jerman itu masih bisa diamankan oleh Mbolhi yang bermain luar biasa di pertandingan ini.

Gol akhirnyan tercipta di menit 92 melalui kaki Andre Schurrle. Menerima umpan mendatar dari Muller, Schurrle dengan cerdik menyelesaikan peluang itu dengan tumit kakinya dan membuat Mbolhi terkecoh. 1-0!

Aljazair sebenarnya punya peluang emas untuk bisa menyelamatkan kelangsungan mereka di turnamen ini. Sayangnya peluang emas dari Mostefa masih melebar tipis di gawang Neuer.

Sementara gol kedua Jerman lahir di menit 119 melalui sepakan keras Mesut Ozil dari dalam kotak penalti Aljazair. Gol ini berawal dari serangan balik dan kemudian tercipta kemelut di kotak penalti Aljazair. Tembakan Schurrle bisa dihalau bek Aljazair di depan gawang namun Ozil bergerak cepat untuk menyambar bola rebound. 2-0!

Aljazair menolak untuk menyerah. Sayangnya mereka hanya bisa menipiskan skor di menit 121 melalui tendangan Abdelmoumene Djabou. Dengan sisa waktu yang ada, Aljazair pun tak bisa mengemas gol lagi dan harus menyerah atas Jerman.

Data Pertandingan:


Jerman 2-1 Aljazair (Schurrle 92′, Ozil 119′ / Djabou 121′)

JermanAljazair
No.Starting ElevenYCRCNo.Starting ElevenYCRC
1.Manuel Neuer23.Rais Mbolhi
21.Shkodran Mustafi (70′)20.Aissa Mandi
20.Jerome Boateng4.Esseid Belkalem
17.Per Mertesacker5.Rafik Halliche (97′)42′
4.Benedikt Howedes3.Faouzi Ghoulam
16.Philipp Lahm107′22.Mehdi Mostefa
7.Bastian Schweinsteiger (109′)19.Saphir Taider (78′)
18.Toni Kroos8.Mehdi Lacen
8.Mesut Ozil10.Sofiane Feghouli
19.Mario Gotze (46′)13.Islam Slimani
13.Thomas Muller15.El Arabi Soudani (100′)
SubstitutesSubstitutes
12.Ron-Robert Zieler1.Cedric Mohammed
22.Roman Weidenfeller16.Mohammed Zemmamouche
2.Kevin Grosskreutz2.Madjid Bougherra (97′)
3.Christoph Ginter6.Djamel Mesbah
15.Eric Durm12.Carl Medjani
6.Sami Khedira (70′)17.Liassine Cadamuro
14.Julian Draxler7.Hassan Yebda
23.Christoph Kramer (109′)14.Nabil Bentaleb
9.Andre Schurrle (46′)9.Nabil Ghilas
11.Miroslav Klose11.Yacine Brahimi (78′)
18.Abdelmoumene Djabou (100′)
21.Riyad Mahrez
CoachCoach
Joachim LoewVahid Halilhodzic
RefereeVenue
Sandro Ricci (Brazil)Estadio Beira-Rio, Porto Alegre

Kalahkan Nigeria 2-0, Prancis ke Perempatfinal

Prancis sukses melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2014, setelah mengalahkan Nigeria 2-0 lewat torehan Paul Pogba dan gol bunuh diri Joseph Yobo.

Berlaga di Estadio Nacional, Senin (30/6/2014) malam WIB, kedua tim bermain ketat hampir di sepanjang laga. Gol-gol pun baru tercipta di penghujung pertandingan.

Paul Pogba membawa Les Bleus unggul di menit ke-79. Selepas membuka skor, Prancis mempertahankan intensitas dan tekanannya hingga memaksa kapten Nigeria Joseph Yobo melakukan kesalahan dan mencetak gol bunuh diri di masa injury time.

Berkat kemenangan ini, Prancis pun melangkah ke perempatfinal. Tim asuhan Didier Deschamps selanjutnya akan menghadapi pemenang laga Jerman kontra Aljazair.

Jalannya Pertandingan
Prancis mendapatkan peluang di menit ke-5. Umpan lambung Mathieu Valbuena ditanduk Olivier Giroud, namun masih melenceng ke kiri.

Peluang berikutnya lahir 10 menit berselang. Mendapatkan umpan dari Karim Benzema yang berlari di sisi kiri, Giroud melepaskan tembakan tak jauh dari muka kotak penalti. Tak menemui sasaran.

Nigeria mendapatkan kans bagus dari bola mati pada menit ke-16, usai Peter Odemwingie dilanggar tak jauh dari kotak penalti. Tapi tembakan Emmanuel Emenike melambung jauh.

Nigeria berhasil menjebol gawang Prancis tiga menit kemudian, akan tetapi dianulir wasit. Emenike dianggap offside terlebih dahulu saat menerima umpan Ahmed Musa.

Berikutnya, Nigeria malah nyaris kebobolan. Lewat serangan balik di menit ke-22, Pogba memberikan bola kepada Valbuena di kanan yang tak terkawal. Valbuena lantas mengembalikan lagi bola kepada Pogba yang berlari masuk ke kotak penalti. Nama terakhir lantas melakukan sepakan voli deras mengarah ke gawang, ditepis dengan gemilang oleh Vincent Enyeama.

Kans lain didapat Prancis pada menit ke-33. Umpan silang Patrice Evra diterima Mathieu Debuchy di sisi kanan di dalam kotak penalti. Belum berhasil menemui sasaran karena tendangannya melambung.

Sebuah serangan memberikan kesempatan lain bagi Debuchy untuk mencetak gol, tepatnya di menit ke-40. Pogba yang menusuk di tengah memberikan bola kepada Valbuena di kanan.

Tanpa berlama-lama, Valbuena menyodorkan bola ke Debuchy yang berlari memasuki kotak penalti. Tapi peluang kembali kandas, tendangan Debuchy melenceng. Babak pertama usai.

Sepanjang 15 menit babak kedua, masing-masing tim saling melancarkan serangan. Namun tak satupun berhasil mencetak peluang bersih.

Nigeria berhasil lebih dulu mencatatkan kesempatan di paruh kedua. Pada menit ke-60, Emenike melakukan upaya dari jarak jauh. Masih melambung.

Empat menit berselang, giliran Odemwingie mengancam. Dari sisi kanan, dia melakukan gerakan memotong ke tengah dan melancarkan tendangan kaki kiri mendatar yang keras. Lloris sigap menepis.

Prancis nyaris saja mendapatkan keunggulan di menit ke-70. Setelah berhasil mencuri bola di sepertiga akhir, Benzema melewati satu pemain dan melakukan umpan satu dua dengan Antoine Griezmann.

Lolos dari para bek, Benzema kini tinggal berhadapan dengan kiper. Sepakannya sempat terbaca oleh Enyeama, tapi bola tetap meluncur ke gawang. Di saat-saat terakhir, Victor Moses datang dan menyapu bola.

Sebuah kans lain nyaris berbuah gol untuk Prancis di menit ke-77. Sebuah bola sapuan menyusul sepak pojok jatuh di kaki Yohan Cabaye di luar kotak penalti. Gelandang Paris Saint-Germain itu lantas melepaskan tendangan keras dan tak mampu dijangkau kiper, tapi kali ini mentah oleh tiang gawang.

Dua menit berselang, giliran Benzema yang mendapatkan peluang. Umpan silang Valbuena sukses ditanduk, namun ditepis oleh Enyeama.

Prancis pada akhirnya benar-benar mencetak gol. Dari sepak pojok yang dihasilkan, Valbuena mengirim bola ke muka gawang. Enyeama mencoba menangkap, namun gagal dan malah membuat bola berubah arah ke Pogba. Tanpa ada kesulitan berarti, Pogba menanduk ke gawang yang kosong.

Tekanan untuk Nigeria berlanjut ke menit 84. Lewat serangan balik, Blaise Matuisi memberikan umpan terobosan kepada Griezmann yang menyambutnya dengan tembakan keras kaki kiri ke arah gawang. Enyeama sigap menepis.

Di masa injury time, Prancis berhasil menambah gol sekaligus menegaskan kemenangan. Umpan silang Valbuena gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Joseph Yobo yang sedang mengawal Griezmann. Bola membentur kakinya dan masuk ke gawang sendiri. Laga usai.

Susunan pemain:

France:
Lloris, Debuchy, Evra, Varane, Cabaye, Valbuena (Sissoko 94'), Giroud (Griezmann 62'), Benzema, Matuidi, Pogba, Koscielny

Nigeria: Enyeama, Yobo, Ambrose, Musa, Odemwingie, Emenike, Mikel, Moses (Nwofor 89'), Oshaniwa, Onazi (Gabriel 59'), Omeruo

Prediksi Jerman vs Aljazair (Perdelapan Final)

Jerman berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan status juara grup G, mengoleksi 7 poin dari dua kemenangan dan satu seri.

- Jerman berhasil memasukan tujuh gol dan kebobolan dua gol di grup G.

- Aljazair berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan status runner up grup H, mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, satu seri dan satu kekalahan.

- Aljazair berhasil memasukan enam gol dan kebobolan lima gol di grup H.

- Ini merupakan pertemuan pertama antara kedua tim.

- Thomas Muller adalah top skor Jerman. Muller berhasil mengoleksi empat gol selama Piala Dunia 2014.

- Islam Slimani adalah top skor Aljazair. Slimani berhasil mengoleksi dua gol selama Piala Dunia 2014.

- Jerman belum pernah mengalami kekalahan selama 14 pertandingan terakhirnya.

- Dalam tujuh pertandingan terakhirnya, Aljazair berhasil meraih enam kemenangan dan satu kekalahan. Kekalahan itu didapat Aljazair saat melawan Belgia dimatchday pertama Piala Dunia 2014.

- Pada pertandingan terakhirnya di grup G, Jerman meraih kemenangan 1-0 atas Amerika Serikat, dimana Thomas Muller menjadi pahlawan kemenangan Jerman. Muller mencetak satu-satunya gol pada menit ke-55.

- Pada pertandingan terakhirnya di grup H, Aljazair bermain imbang 1-1 dengan Rusia, dimana gol Rusia dicetak oleh Aleksandr Kokorin pada menit ke-6 dan Aljazair pada menit ke-60 oleh Islam Slimani.

- Saat ini Jerman menduduki peringkat kedua FIFA.

- Saat ini Aljazair menduduki peringkat ke-22 FIFA.

- Jerman adalah salah satu kandidat yang diunggulkan mengangkat trofi di Piala Dunia 2014 Brasil ini.

Head 2 Head :
5 pertandingan terakhir Jerman :
26 Jun 2014: Amerika Serikat 0-1 Jerman (Piala Dunia)
22 Jun 2014: Jerman 2–2 Ghana (Piala Dunia)
16 Jun 2014: Jerman 4-0 Portugal (Piala Dunia)
7 Jun 2014: Jerman 6-1 Armenia (Friendly Match)
2 Jun 2014: Jerman 2-2 Kamerun (Friendly Match)

5 pertandingan terakhir Aljazair :
27 Jun 2014: Aljazair 1-1 Rusia (Piala Dunia)
23 Jun 2014: Korea Selatna 2-4 Aljazair (Piala Dunia)
17 Jun 2014: Belgia 2-1 Aljazair (Piala Dunia)
5 Jun 2014: Aljazair 2-1 Romania (Friendly Match)
31 Mei 2014: Aljazair 3-1 Armenia (Friendly Match)

Skuat Jerman
Kiper : Manuel Neuer (Bayern Munich), Roman Weidenfeller (Borussia Dortmund), Ron-Robert Zieler (Hannover)

Bek : Jerome Boateng (Bayern Munich), Erik Durm (Borussia Dortmund), Kevin Grosskreutz (Borussia Dortmund), Benedikt Howedes (Schalke), Mats Hummels (Borussia Dortmund), Philipp Lahm (Bayern Munich), Per Mertesacker (Arsenal).

Gelandang : Julian Draxler (Schalke), Matthias Ginter (Freiburg), Mario Gotze (Bayern Munich), Christoph Kramer (Borussia Monchengladbach), Sami Khedira (Real Madrid), Toni Kroos (Bayern Munich), Thomas Muller (Bayern Munich), Mesut Ozil (Arsenal), Marco Reus (Borussia Dortmund), Andre Schurrle (Chelsea), Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich).

Penyerang: Miroslav Klose (Lazio), Lukas Podolski (Arsenal).

Skuat Aljazair
Kiper: Mohamed Zemmamouche (USM Alger), Rais Mbolhi (CSKA Sofia, Bulgaria), Cedric Si Mohamed (CS Constantine).

Bek : Carl Medjani (Valenciennes), Aissa Mandi (Reims), Madjid Bougherra (Lekhwiya), Faouzi Ghoulam (Naples), Rafik Halliche (Academica Coimbra), Essaid Belkalem (Watford), Liassine Cadamuro (Majorque), Djamel Mesbah (Livourne), Mehdi Mostefa (AC Ajaccio).

Gelandang: Sofiane Feghouli (Valence), Saphir Taider (Inter Milan), Medhi Lacen (Getafe), Abdelmoumen Djabou (Club Africain), Yacine Brahimi (Grenade), Hassan Yebda (Udinese), Nabil Bentaleb (Tottenham), Riyad Mahrez (Leicester).

Penyerang: Islam Slimani (Sporting Portugal), Hilal Soudani (Dinamo Zagreb), Nabil Ghilas (FC Porto).

Prediksi Terlaris
Jerman VS Aljazair
Jerman 3-0 Aljazair (27 %)
Jerman 3-1 Aljazair (16 %)
Jerman 2-0 Aljazair

Selasa, 1 Juli 2014, pukul 03.00 WIB, Estadio Jose Pinheiro Borba, Porto Alegre

Prediksi Perancis vs Nigeria (Perdelapan Final)

Perancis berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan status juara grup E, mengoleksi 7 poin dari dua kemenangan dan satu seri.

- Perancis mencetak delapan gol dan kebobolan dua gol dalam grup E.

- Nigeria berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014 dengan status runner up grup F, mengoleksi 4 poin dari satu kemenangan, satu seri dan satu kalah.

- Nigeria mencetak tiga gol dan kebobolan tigal gol dalam grup F.

- Ini merupakan pertemuan kedua tim. Pertama kali mereka bertemu pada tahun 2009, dimana Nigeria berhasil menang 1-0 atas Perancis melalui gol J. Akpala menit ke-32.

- Perancis belum menerima kekalahan sama sekali selama delapan pertandingan terakhirnya.

- Nigeria baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhirnya, kemenangan itu diraih saat bertemu Bosnia-Herzegovina di ajang Piala Dunia 2014.

- Karim Benzema adalah top skor Perancis, dengan mengoleksi tiga gol selama Piala Dunia 2014.

- Ahmed Musa adalah top skor Nigeria, dengan mengoleksi dua gol selama Piala Dunia 2014.

- Di pertandingan terakhirnya di Piala Dunia 2014 Grup E, Perancis bermain imbang 0-0 dengan Honduras.

- Di pertandingan terkahirnya di Piala Dunia 2014 Grup F, Nigeria kalah 2-3 dari Argentina, dimana gol Nigeria dicetak oleh Ahmed Musa pada menit ke-4 dan ke-47 sedangkan gol Argentina dicetak oleh Lionel Messi pada menit ke-3 dan ke-45+1, dan Marco Rojo pada menit ke-50.

- Saat ini Nigeria berada di peringkat ke-44 FIFA.

- Saat ini Perancis berada di peringkat ke-17 FIFA.

Head 2 Head :

3 Jun 2009: Perancis 0-1 Nigeria (Friendly Match)

5 pertandingan terakhir Perancis :
26 Jun 2014: Ekuador 0-0 Perancis (Piala Dunia)
21 Jun 2014: Swiss 2-5 Perancis (Piala Dunia)
16 Jun 2014: Perancis 3-0 Honduras (Piala Dunia)
9 Jun 2014: Perancis 8-0 Jamaica (Friendly Match)
2 Jun 2014: Perancis 1-1 Paraguay (Friendly Match)

5 pertandingan terakhir Nigeria :
25 Jun 2014: Nigeria 2-3 Argentina (Piala Dunia)
22 Jun 2014: Nigeria 1-0 Bosnia-Herzegovina (Piala Dunia)
17 Jun 2014: Iran 0-0 Nigeria (Piala Dunia)
8 Jun 2014: Amerika Serikat 2-1 Nigeria (Friendly Match)
4 Jun 2014: Yunani 0-0 Nigeria (Friendly Match)

Skuad Perancis
Kiper : Hugo Lloris (Tottenham), Steve Mandanda (Marseille), Mickael Landreau (Bastia)

Bek : Mathieu Debuchy (Newcastle), Bacary Sagna (Arsenal), Laurent Koscielny (Arsenal), Mamadou Sakho (Liverpool), Raphael Varane (Real Madrid), Eliaquim Mangala (Porto), Patrice Evra (Manchester United), Lucas Digne (Paris Saint-Germain)

Gelandang : Yohan Cabaye (Paris Saint-Germain), Clement Grenier (Lyon), Blaise Matuidi (Paris Saint-Germain), Rio Mavuba (Lille), Paul Pogba (Juventus), Moussa Sissoko (Newcastle), Mathieu Valbuena (Marseille)

Penyerang: Karim Benzema (Real Madrid), Olivier Giroud (Arsenal), Antoine Griezmann (Real Sociedad), Franck Ribery (Bayern Munich), Loic Remy (Queens Park Rangers)

Skuat Nigeria
Kiper: Vincent Enyeama (Lille), Austin Ejide (Hapoel Be’er Sheva), Chigozie Agbim (Gombe United)

Bek: Joseph Yobo (Norwich City), Juwon Oshaniwa (Ashdod), Godfrey Oboabona (Caykur Rizespor), Azubuike Egwuekwe (Warri Wolves), Kenneth Omeruo (Middlesbrough), Efe Ambrose (Celtic), Kunle Odunlami (Sunshine Stars)

Gelandang: John Mikel Obi (Chelsea), Ogenyi Onazi (Lazio), Ramon Azeez (Almeria), Reuben Gabriel (Waasland-Beveren), Ejike Uzoenyi (Enugu Rangers), Peter Odemwingie (Stoke City), Victor Moses (Liverpool), Michel Babatunde (Volyn Lutsk)

Penyerang: Ahmed Musa (CSKA Moskow), Shola Ameobi, Emmanuel Emenike (Fenerbahce), Uche Nwofor (Heerenveen), Michael Uchebo (Cercle Brugge)

Prediksi Terlaris
Perancis VS Nigeria
Perancis 2-1 Nigeria (19 %)
Perancis 2-0 Nigeria (18 %)
Perancis 3-0 Nigeria

Senin, 30 Juni 2014, pukul 23.00 WIB, Estadio Nacional de Brasilia, Brasilia

Adu Penalti Kosta Rika vs Yunani 6-4

Kosta Rika mendapatkan tempat di babak perempatfinal Piala Dunia 2014 usai menyingkirkan Yunani lewat drama adu penalti.La Sele selanjutnya akan menantang raksasa Eropa, Belanda.

Pada pertandingan di Arena Pernambuco, Recife, Senin (30/6/2014) dinihari WIB, kedua tim tak mampu bikin gol di babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Kosta Rika memimpin lebih dulu setelah Bryan Ruiz mencetak gol pada awal babak kedua. Keunggulan Kosta Rika ini bertahan hingga menit-menit akhir waktu normal.

Akan tetapi, saat laga memasuki injury time, Yunani bisa menyamakan kedudukan. Tembakan Sokratis Papastathopoulos membuat skor berubah menjadi 1-1. Laga pun dilanjutkan ke extra time.

Karena skor 1-1 terus bertahan hingga extra time 2x15 menit habis, adu penalti menjadi jalan untuk mencari pemenang. Dalam adu penalti ini, Kosta Rika menang 5-3.

Lawan Kosta Rika di perempatfinal adalah Belanda. Belanda lebih dulu lolos setelah menang dramatis 2-1 atas Meksiko.

Jalannya Pertandingan

Yunani memperoleh kesempatan melalui usaha Lazaros Christodoulopoulos pada menit kedua. Akan tetapi, tembakan jarak jauh Christodoulopoulos melambung.

Kosta Rika gantian mengancam pada menit kelima. Cristian Gamboa melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi arahnya masih melambung.

Sepakan Georgios Karagounis pada menit ke-28 mengarah ke gawang. Namun, gol tak tercipta karena bola bisa diamankan oleh kiper Keylor Navas.

Yunani nyaris unggul pada menit ke-37 ketika umpan silang Jose Cholevas dari sisi kiri bisa dijangkau oleh Dimitris Salpigidis yang berdiri di mulut gawang. Beruntung buat Kosta Rika, sontekan Salpingidis dihalau oleh Navas.

Di sisa babak pertama, kedua tim belum mampu mengakhiri kebuntuan. Skor 0-0 belum berubah.

Dua menit setelah restart, Yunani mendapatkan peluang lagi. Georgios Samaras menyambut tendangan bebas Cholevas dengan sundulan, tapi sundulannya mengarah tepat ke pelukan Navas.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-52. Ruiz membawa Kosta Rika memimpin 1-0 setelah tembakan mendatarnya meneruskan umpan Christian Bolanos menjebol gawang Yunani.

Kosta Rika kehilangan satu pemainnya pada menit ke-66. Oscar Duarte harus meninggalkan lapangan lantaran menerima kartu kuning kedua. Situasi ini menguntungkan Yunani yang tengah berusaha mengejar ketertinggalan.

Usaha Yunani untuk menyamakan skor baru membuahkan hasil saat laga memasuki menit pertama injury time. Berawal dari tembakan Theofanis Gekas
yang diblok Navas, Sokratis Papastathopoulos menyambar bola muntah untuk mengubah kedudukan jadi 1-1.

Beberapa saat kemudian, Yunani malah nyaris berbalik memimpin. Namun, Navas secara luar biasa mementahkan sundulan Kostas Mitroglou. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis.

Yunani berpeluang unggul pada menit ke-113 melalui sebuah serangan balik. Akan tetapi, penyelesaian Christodoulopoulos dibendung oleh Navas.

Navas kembali menjadi penyelamat Kosta Rika di menit-menit akhir extra time. Dia secara luar biasa menggagalkan upaya Mitroglou yang berdiri bebas di kotak penalti.

Skor 1-1 akhirnya bertahan hingga extra time habis. Untuk menentukan pemenang, adu penalti pun dilakukan.

Dalam adu penalti, dewi fortune berpihak kepada Kosta Rika. Kosta Rika menang 5-3 setelah semua eksekutor mereka, yaitu Celso Borges, Bryan Ruiz, Giancarlo Gonzalez, Joel Campbell, dan Michael Umana menjalankan tugas dengan baik. Di kubu Yunani, cuma Kostas Mitroglou, Lazaros Christodoulopoulos, dan Jose Cholevas yang berhasil, sedangkan Theofanis Gekas gagal.

Susunan Pemain
Kosta Rika: Navas; Duarte, Gonzalez, Umana; Gamboa (Acosta 77'), Ruiz, Borges, Tejeda (Cubero 66'), Bolanos (Brenes 83'), Diaz; Campbell

Yunani: Karnezis; Torosidis, Manolas, Sokratis, Cholevas; Maniatis (Katsouranis 78'), Karagounis; Salpingidis (Gekas 69'), Samaris (Mitroglou 58'), Christodoulopoulos; Samaras

Dramatis, Belanda Kalahkan Meksiko 2-1 lewat Penalti di Injury Time

Belanda meraih kemenangan dramatis atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Oranje menang 2-1 atas El Triberkat hadiah penalti yang mereka dapat di injury time.

Pada pertandingan di Estadio Castelao, Fortaleza, Minggu (29/6/2014), Meksiko lebih banyak menciptakan peluang di babak pertama. Akan tetapi, hingga turun minum, skor kacamata tak berubah.

Meksiko akhirnya unggul pada awal paruh kedua. Tembakan Giovani Dos Santos menjebol gawang Belanda dan membawa mereka memimpin 1-0.

Saat Meksiko sudah berada di ambang kemenangan, mereka malah kebobolan. Gol Wesley Sneijder pada menit-menit akhir waktu normal menyelamatkan Belanda.

Drama sebenarnya terjadi di injury time. Belanda mendapatkan penalti menyusul pelanggaran terhadap Robben. Klaas-Jan Huntelaar yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dan menjadi penentu kemenangan Belanda.

Kemenangan ini meloloskan Belanda ke babak perempatfinal. Mereka selanjutnya akan melawan pemenang duel Kosta Rika versus Yunani.

Jalannya Pertandingan

Meksiko lebih dulu mendapatkan peluang pada menit kedua. Miguel Layun menjajal peruntungannya lewat tembakan jarak jauh, tapi bola masih melambung di atas mistar.

Layun melakukan hal serupa tiga menit kemudian. Namun, tembakannya kali ini melebar ke samping gawang.

Meksiko yang terus menekan nyaris unggul pada menit ke-17. Hector Herrera yang mendapatkan operan dari Oribe Peralta di kotak penalti Belanda sekali mengontrol bola sebelum melepaskan tendangan mendatar. Tapi, bola tendangan Herrera melenceng tipis.

Meksiko mengancam gawang Belanda lagi pada menit ke-24. Sepakan jarak jauh Carlos Salcido memaksa kiper Jasper Cillessen membuat penyelamatan. Cillessen juga mampu mengantisipasi usaha dari Dos Santos beberapa menit kemudian.

Serbuan Meksiko kembali menghasilkan peluang ketika laga memasuki menit ke-42. Kerja sama Peralta dan Andres Guardado dituntaskan oleh Dos Santos, tapi Cillessen masih bisa membendung tembakan Dos Santos.

Kerja keras Meksiko baru membuahkan gol ketika babak kedua berjalan tiga menit. Dos Santos melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tak bisa dijangkau Cillessen dan bola menembus pojok bawah gawang Belanda.

Pada menit ke-56, Meksiko berpeluang menggandakan keunggulannya melalui tendangan jarak jauh Peralta. Namun, kali ini Cillessen berhasil menangkap si kulit bundar.

Kiper Meksiko, Guillermo Ochoa, membuat penyelamatan penting semenit kemudian. Dia mementahkan sontekan jarak dekat Stefan de Vrij. Bola kemudian mengenai tiang dan dibuang pemain Meksiko.

Belanda yang tertinggal mau tak mau meningkatkan intensitas serangannya. Mereka punya peluang bagus pada menit ke-74 ketika Robben melakukan penetrasi ke kotak penalti Meksiko. Robben bisa melewati Rafael Marquez, tapi penyelesaiannya digagalkan Ochoa.

Belanda akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-87. Diawali situasi tendangan sudut, Sneijder menyambar umpan sundulan Huntelaar dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Ochoa cuma bisa terpaku melihat gawangnya bergetar. Belanda 1, Meksiko 1.

Drama berlanjut saat laga sudah memasuki menit kedua injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat Marquez menjatuhkan Robben di kotak penalti.

Penalti ini dikonversi menjadi gol oleh Huntelaar. Tembakannya ke arah kiri mengelabui Ochoa sekaligus memastikan kemenangan Belanda.

Susunan Pemain
Belanda: Cillessen; Blind, Vlaar, De Vrij, Verghaegh (Depay 56'); Wijnaldum, De Jong (Martins Indi 9'), Kuyt; Sneijder; Van Persie (Huntelaar 76'), Robben

Meksiko: Ochoa; Rodriguez, Marquez, Moreno (Reyes 46'); Aguilar, Herrera, Salcido, Guardado, Layun; Dos Santos (Aquino 61'), Peralta (Hernandez 75')

Minggu, 29 Juni 2014

Prediksi Kosta Rika vs Yunani (Perdelapan Final)

Kedua tim belum pernah bertemu di kompetisi apapun sejauh ini.

- Kosta Rika berhasil mencatat dua kemenangan, dua kali, dan satu kali kalah dari lima pertandingan terakhir mereka.

- Yunani sendiri mencatat dua kemenangan, satu kali seri, dan satu kali kalah dari lima pertandingan terakhir mereka.

- Yunani menjadi runner-up Grup C setelah menempati posisi kedua grup B dibawah Kolombia dengan point empat.

- Kosta Rika sendiri mengoleksi tujuh point dan berhasil keluar dari grup ‘maut’ dimana mereka berhasil menjadi juara grup dan berada diatas tim tim seperti Uruguay, Italia, dan juga Inggris.

- Yunani menempati urutan ke 10 FIFA saat ini.

- Sementara Theofanis Gekas menjadi penyerang utama tim, hingga saat ini penyerang Konyaspor tersebut sudah mencetak 24 gol dari 70 penampilannya dilevel internasional.

- Yunani sudah mengalami empat kali kemasukan didua laga terakhir Piala Dunia 2014.

- Empat gol yang dicetak oleh Kosta Rika di fase grup dicetak oleh empat pemain berbeda yakni Joel Campbell, Duarte, Bryan Ruiz, dan juga Urena.

- Pemenang di pertandingan ini akan menunju babak delapan besar.

5 Pertandingan terakhir Kosta Rika :
24 Jun 2014 : Kosta Rika 0-0 Inggris (Piala Dunia 2014)
20 Jun 2014 : Italia 0-1 Kosta Rika (Piala Dunia 2014)
15 Jun 2014 : Uruguay 1-3 Kosta Rika (Piala Dunia 2014)
7 Jun 2014 : Kosta Rika 1-1 Irlandia (Friendly Match)
3 Jun 2014 : Kosta Rika 1-3 Jepang (Friendly Match)

5 Pertandingan terakhir Yunani :

25 Jun 2014 : Yunani 2-1 Pantai Gading (Piala Dunia 2014)
20 Jun 2014 : Jepang 0-0 Yunani (Piala Dunia 2014)
14 Jun 2014 : Kolombia 3-0 Yunani (Piala Dunia 2014)
7 Jun 2014 : Yunani 2-1 Bolivia (Friendly Match)
4 Jun 2014 : Yunani 0-0 Nigeria (Friendly Match)

Skuad Kosta Rika:
Kiper: Keylor Navas (Levante), Patrick Pemberton (Alajuelense) Daniel Cambronero (Herediano).

Bek: Johnny Acosta (Alajuelense), Giancarlo Gonzalez (Columbus Crew), Michael Umana (Saprissa), Oscar Duarte (Bruges), Waylon Francis (Columbus Crew), Heiner Mora (Saprissa), Junior Diaz (Mainz 05), Christian Gamboa (Rosenborg), Roy Miller (New York Red Bulls).

Gelandang: Celso Borges (AIK), Christian Bolanos (Copenhagen), Esteban Granados (Herediano), Michael Barrantes (Aalesund), Yeltsin Tejeda (Saprissa), Diego Calvo (Valerenga), Jose Miguel Cubero (Herediano).

Striker: Bryan Ruiz (PSV Eindhoven, on loan from Fulham), Joel Campbell (Olympiakos, on loan from Arsenal), Randall Brenes (Cartagines), Marco Urena (FC Kuban Krasnodar).

Skuad Yunani:

Penjaga gawang: Orestis Karnezis (Granada), Panagiotis Glykos (PAOK), Stefanos Kapino (Panathinaikos).

Pemain bertahan: Kostas Manolas, Giannis Maniatis, Jose Holebas (all Olympiacos), Sokratis Papastathopoulos (Borussia Dortmund), Giorgios Tzavellas (PAOK), Loukas Vyntra (Levante), Vasilis Torosidis (Roma), Vangelis Moras (Verona).

Pemain tengah: Alexandros Tziolis (Kayserispor), Andreas Samaris (Olympiacos), Kostas Katsouranis (PAOK), Giorgos Karagounis (Fulham), Panagiotis Tachtsidis (Torino), Ioannis Fetfatzidis (Genoa), Lazaros Christodoulopoulos (Bologna) Panagiotis Kone (Bologna).

Penyerang: Dimitris Salpingidis (PAOK), Giorgios Samaras (Celtic), Kostas Mitroglou (Fulham), Theofanis Gekas (Konyaspor).


Prediksi Terlaris
Kosta Rika VS Yunani
Kosta Rika 1-0 Yunani (23 %)
Kosta Rika 2-1 Yunani (18 %)
Kosta Rika 3-1 Yunani

Senin, 30 Juni 2014, pukul 03.00 WIB, Itaipava Arena Pernambuco, Recife

Sabtu, 28 Juni 2014

James Rodriguez Dua Gol, Kolombia Pulangkan Uruguay

James Rodriguez menjadi bintang di laga babak 16 besar antara Kolombia kontra Uruguay, di mana sumbangan dua golnya membawa Los Cafeteros menang 2-0 sekaligus menyingkirkanLa Celeste.

Pada laga yang dihelat di Maracana, Minggu (29/6) dinihari WIB, James mencetak gol-golnya di masing-masing babak. Dua gol ini membawa pemuda 22 tahun itu memuncaki sementara daftar topskorer dengan lima gol.

Di laga perempatfinal Kolombia akan menghadapi Brasil di Fortaleza 5 Juli mendatang.

Sementara Uruguay harus menyusul pulang Luis Suarez dan gagal mengulangi prestasinya empat tahun lalu kala finis di peringkat keempat.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit awal Kolombia sudah menekan pertahanan Uruguay dan tak membiarkan sama sekali lawannya itu mengembangkan permainan.

Di menit ketiga tembakan bebas James Rodriguez mengarah ke gawang tapi bisa diamankan oleh Fernando Muslera.

Sepuluh menit laga berjalan Kolombia dapat peluang lagi lewat Jackson Martinez tapi bisa dihadang Muslera.

Kebuntuan pecah di menit 28 ketika Kolombia memimpin 1-0 berkat gol James Rodriguez. Mendapat umpan kepala dari Abel Aguilar, James yang membelakangi gawang Uruguay menahan bola lebih dulu dengan dada.

Seketika ia memutar badannya dan lantas menyepak keras-keras bola dengan kaki kirinya yang membuat bola menukik ke arah gawang Muslera dan membentur mistar dalam sebelum menjadi gol.

Sementara itu Uruguay yang mengandalkan Diego Forlan dan Edinson Cavani kesulitan menembus solidnya pertahanan Kolombia. Serangan mereka dari tengah maupun sayap kerap gagal.

Babak pertama pun diakhiri dengan skor 1-0 untuk keunggulan Kolombia.

Lima menit selepas restart, Kolombia yang langsung tancap gas sejak babak kedua dimulai, menambah gol dan lagi-lagi James mencatatkan namanya di papan skor.

Kali ini kerjasama tiga pemain yang diawali umpan terukur Pablo Armero ke tiang jauh disundul oleh Juan Cuadrado. Di muka gawang, bola kemudian disontek James ke dalam gawang Muslera.

Peluang bersih pertama Uruguay didapat di menit 60 lewat Alvaro Gonzalez yang melepaskan tembakan keras ke arah gawang yang bisa ditepis David Ospina.

Enam berselang Cristian Rodriguez yang melewati hadangan empat pemain Kolombia menuntaskan solo run-nya itu dengan sepakan terukur ke gawang, tapi Ospina mampu menghadangnya.

Di menit 78 lini belakang Kolombia mampu ditembus oleh Maxi Pereira dan begitu dekat dengan gawang, Pereira melepaskan sepakan yang langsung dihadang Ospina yang keluar dari sarangnya.

Ospina lagi-lagi membuat pemain Uruguay frustrasi setelah tembakan voli Cavani ke arah tiang dekat mampu ditepisnya.

Skor 2-0 bertahan hingga laga usai dan Kolombia berhak atas tiket perempatfinal.

Susunan Pemain

Kolombia: Ospina; C Zuniga, C Zapata, Yepes, Armero; Aguilar, C Sanchez; Cuadrado (Guarin 80'), James Rodriguez (Ramos 85'), Jackson Martinez; Gutierrez (Meija 68')

Uruguay: Muslera; Caceres, Godin, Gimenez, A Pereira (Ramirez 54'); Gonzalez (Hernandez 67'), Arevalo Rios, Rodriguez, Maxi Pereira; Cavani, Forlan (Stuani 54')

Brazil ke Perempat Final Taklukkan Chile Via Drama Adu Penalti

Brazil akhirnya lolos ke perempat final Piala Dunia 2014 setelah menaklukkan Chile dalam drama adu penalti 4-3 (1-1, 3-2). Sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit berkat gol David Luiz (’18) dan Alexis Sanchez (’32). Tuan rumah mengulang kejadian empat tahun silam kala menyingkirkan Chile di babak yang sama.

Brazil tampil lebih trengginas di awal babak pertama. Kecepatan para pemain mereka, terutama sang kunci Neymar tak bisa diimbangi oleh Chile. Wajar jika gol seolah tinggal menunggu waktu. Maka 18 menit setelah kick-off, Neymar melepaskan sepak pojok yang diteruskan oleh Thiago Silva ke arah David Luiz. Dari jarak dekat, sang bek tengah membuat timnya memimpin.

Chile tidak terlalu impresif, tapi sangat efektif. Laga berlangsung setengah jam, dari serangan yang lumrah, Eduardo Vargas mengirim umpan kepada Alexis Sanchez. Penyerang Barcelona ini menghukum Julio Cesar dengan tembakan ke sudut jauh yang mutlak. Brazil seperti mendapatkan tekanan besar sejak saat itu.

Kesempatan yang didapatkan pun berhamburan. Neymar harus menyaksikan upayanya dihalau bek lawan. Fred lebih mengerikan dengan tembakan tidak terarah meski gawang sudah kosong. Dani Alves melengkapi derita Selecao di babak pertama dengan tendangan dari luar kotak penalti yang sigap diantisipasi Claudio Bravo.

Brazil sebenarnya berhasil memimpin kembali di menit 54. Ketika itu Hulk mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang Claudio Bravo dengan cantik. Namun Howard Webb membatalkan gol tersebut karena sang penyerang Brazil dianggap menyentuh bola dengan tangan. Chile selamat dengan perbedaan seujung urat leher.

Namun Chile juga punya peluang. Dari sudut tidak terduga, Charles Aranguiz melepaskan tembakan yang dihalau dengan gemilang oleh Julio Cesar. Selanjutnya, Brazil berusaha untuk terus melakukan dominasi. Serangan mereka juga semakin gencar. Tetapi, Chili berhasil mempertahankan skor berkat Bravo yang menepis tembakan Hulk.

Skor 1-1 yang bertahan hingga 90 menit memaksa laga dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu. Brazil terus berusaha mengirimkan tekanan pada Cili yang dipaksa bermain bertahan. Namun, pada akhirnya adu penalti harus dimulai.

David Luiz sukses sebagai penendang pertama. Namun tidak dengan Mauricio Pinilla. Willian gagal, sedangkan penendang penalti kedua Chili, Alexis Sanchez tak bisa melawan Julio Cesar. Skor masih 1-0 untuk Brazil.

Marcelo berhasil menaklukkan Claudio Bravo sebagai eksekutor ketiga. Charles Aranguiz menjaga momentum. Hulk malah menyaksikan kaki Bravo mementahkan aksinya. Marcelo Diaz menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Neymar sebagai penendang kelima mulus-mulus saja. Dan Chili mesti tumbang setelah tembakan Gonzalo Jara meleset.

Tuan rumah berangkat ke babak berikut, dan kejutan Chile berhenti.

Gol: David Luiz ’18/ Alexis Sanchez ’32

Brazil
(4-2-3-1): Julio Cesar; Alves, Luiz, Thiago Silva, Marcelo; Luiz Gustavo, Fernandinho (Ramires ’72); Neymar, Oscar (Willian ’106), Hulk; Fred (Jo ’62).

Chile
(3-5-2): Bravo; Jara, Medel (Rojas ’108), Silva; Isla, Diaz, Vidal (Mauricio Pinilla ’87), Aranguiz, Mena; Vargas (F. Gutiérrez ’57), Sanchez.

Prediksi Brasil vs Cili (Perdelapan Final)

Brasil berhasil mengalahkan Cili 2-1 pada laga persahabatan November 2013 yang menjadi pertemuan terakhir mereka. Ketika itu Brasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Hulk. Di babak kedua, Eduardo Vargas menyamakan kedudukan namun Brasil langsung membalas melalui gol Robinho.

- Starting XI kedua tim pada laga persahabatan November 2013 :

Brasil : Cesar, Maicon, Silva (Dante 74′), Luiz, Maxwell, Gustavo, Paulinho (Hernanes 84′), Hulk (Ramires 64′), Oscar (Willian 64′), Neymar (Lucas Leiva 90′), Jo (Robinho 51′).

Cili : Bravo, Jara, Medel, Gonzalez, Mena, Carmona, Diaz (Beausejour 8′), Gutierrez (Munoz 86′), Vargas, Alexis, Fuenzalida (Valdivia 22′, Fernandez 59′).

- Ini adalah kedua kalinya secara beruntun Brasil bertemu Cili di perdelapan final Piala Dunia. Tahun 2010 lalu, Brasil menang telak 3-0 atas Cili di perdelapan final berkat gol Juan, Luis Fabiano, dan Robinho.

- Starting XI kedua tim di perdelapan final Piala Dunia 2010 :

Brasil : Cesar, Maicon, Juan, Lucio, Alves, Bastos, G. Silva, Ramires, Kaka (Kleberson 81′), Robinho (Gilberto 85′), Fabiano (Nilmar 76′).

Cili : Bravo, Jara, Fuentes, Contreras (Tello 46′), Gonzalez (Valdivia 46′), Vidal, Isla (Millar 62′), Beausejour, Carmona, Alexis, Suazo.

- Dari 12 pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi, Cili tidak pernah mengalahkan Brasil, menelan 10 kekalahan dan dua imbang.

- Agustus 2000 adalah terakhir kalinya Cili mengalahkan Brasil ketika bertemu di kualifikasi Piala Dunia 2002. Saat itu Cili sukses mengalahkan Brasil 3-0.

- Terakhir kalinya Brasil tersingkir di perdelapan final adalah pada Piala Dunia 1990 Italia, saat kalah 0-1 dari Argentina.

- Pada dua Piala Dunia terakhir yang diikuti Cili (1998 dan 2010), Cili selalu dihentikan Brasil di perdelapan final. Cili takluk 1-4 di tahun 1998, dan kalah 0-3 di tahun 2010.

- Sejak Piala Dunia 1962, Cili belum pernah lagi melewati babak perdelapan final Piala Dunia.

Head 2 Head Brasil vs Cili :
20 Nov 2013 : Brasil 2-1 Cili (persahabatan)

25 Apr 2013 : Brasil 2-2 Cili (persahabatan)

29 Jun 2010 : Brasil 3-0 Cili (Piala Dunia)

10 Sept 2009 : Brasil 4-2 Cili (Kualifikasi PD 2010)

8 Sept 2008 : Cili 0-3 Brasil (Kualifikasi PD 2010)

5 pertandingan terakhir Brasil :
24 Jun 2014 : Kamerun 1-4 Brasil (Piala Dunia)

18 Jun 2014 : Brasil 0-0 Meksiko (Piala Dunia)

13 Jun 2014 : Brasil 3-1 Kroasia (Piala Dunia)

7 Jun 2014 : Brasil 1-0 Serbia (persahabatan)

4 Jun 2014 : Brasil 4-0 Panama (persahabatan)

5 pertandingan terakhir Cili :
23 Jun 2014 : Belanda 2-0 Cili (Piala Dunia)

19 Jun 2014 : Spanyol 0-2 Cili (Piala Dunia)

14 Jun 2014 : Cili 3-1 Australia (Piala Dunia)

5 Jun 2014 : Cili 2-0 Irlandia Utara (persahabatan)

31 Mei 2014 : Cili 3-2 Mesir (persahabatan)

Skuad Brasil
Kiper : Julio Cesar (Toronto FC), Jefferson (Botafogo), Victor (Atletico MG).

Bek : Dante (Bayern Munich), David Luiz (Chelsea), Henrique (Napoli), Thiago Silva (PSG) Dani Alves (Barcelona), Maicon (Roma), Marcelo, (Real Madrid), Maxwell (PSG).

Gelandang : Fernandinho (Manchester City), Hernanes (Inter), Luiz Gustavo (Wolfsburg), Oscar (Chelsea), Paulinho (Tottenham Hotspur), Ramires (Chelsea), Willian (Chelsea).

Striker : Bernard (Shakhtar Donetsk), Fred (Fluminense), Hulk (Zenit), Jo (Atletico MG), Neymar (Barcelona).

Skuad Cili
Kiper: Claudio Bravo (Real Sociedad), Johnny Herrera (Universidad de Chile), Cristopher Toselli (Universidad Catolica)

Bek: Gary Medel (Cardiff City), Gonzalo Jara (Nottingham Forest), Jose Rojas (Universidad de Chile), Eugenio Mena (Santos), Mauricio Isla (Juventus).

Gelandang: Jorge Valdivia (Palmeiras), Felipe Gutierrez (Twente), Jose Pedro Fuenzalida (Colo Colo), Francisco Silva (Osasuna), Arturo Vidal (Juventus), Charles Aranguiz (Internacional), Marcelo Diaz (Basel), Carlos Carmona (Atalanta), Miiko Albornoz (Malmo).

Striker: Alexis Sanchez (Barcelona), Esteban Paredes (Colo Colo) Eduardo Vargas (Valencia), Jean Beausejour (Wigan Athletic), Mauricio Pinilla (Cagliari), Fabian Orellana (Celta).


Prediksi Terlaris
Brasil VS Cili
Brasil 3-1 Cili (22 %)
Brasil 2-1 Cili (20 %)
Brasil 2-0 Cili


Sabtu, 28 Juni 2014, pukul 23.00 WIB, Estadio Governador Magalhaes Pinto, Belo Horizonte

Prediksi Kolombia vs Uruguay (Perdelapan Final)

Kedua tim sudah saling mengenal satu sama lain, karena sama-sama terletak di Amerika Selatan dan selalu bertemu di babak Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Pada pertemuan terakhir bulan September 2013 lalu, Uruguay menang 2-0 atas Kolombia. Namun sebelumnya saat bertandang ke Kolombia di September 2012, Uruguay dibantai 0-4.

- Starting XI kedua tim bulan September 2013 di Montevideo :

Uruguay : Muslera, Fucile, Scotti, M. Pereira, Gimenez, Rodriguez (Ramirez 71′), Gonzalez (Gargano 46′), Arevalo, Lodeiro (Stuani 46′), Cavani, Suarez.

Kolombia : Ospina, Yepes, Perea, Medina, Aguilar (Ramirez 80′), Zuniga, Sanchez (J. Martinez 86′), Guarin, Rodriguez, Falcao, Gutierrez (Cuadrado 69′).

- Starting XI kedua tim bulan September 2012 di Barranquilla, Kolombia :

Kolombia : Ospina, Perea, Armero, Valdes, Aguilar (Ramirez 78′), Zuniga, M. Torres, E. Valencia, Rodriguez (Sanchez 83′), Falcao, Gutierrez (Quintero 80′).

Uruguay : Muslera, Lugano, M. Pereira (Ramirez 55′), Godin, Victorino (A. Gonzalez 46′), A. Pereira, Perez, Rodriguez, Arevalo (Gargano 73′), Forlan, Cavani.

- Meskipun selalu bertemu di babak kualifikasi, kedua tim hanya pernah bertemu sekali di Piala Dunia, pada tahun 1962 di Cili. Saat itu Uruguay berhasil mengalahkan Kolombia 2-1 di fase grup.

- Ini adalah pertama kalinya Kolombia lolos ke perdelapan final sejak Piala Dunia 1990.

- Bintang Kolombia James Rodriguez selalu mencetak satu gol di setiap pertandingan fase grup.

- Piala Dunia 1990 adalah terakhir kalinya langkah Uruguay terhenti di perdelapan final.

- Saat ini Uruguay duduk di peringkat-7 dunia, sementara Kolombia di peringkat-8.

Head 2 Head :
11 Sept 2013 : Uruguay 2-0 Kolombia (Kualifikasi PD 2014)

8 Sept 2012 : Kolombia 4-0 Uruguay (Kualifikasi PD 2014)

10 Sept 2009 : Uruguay 3-1 Kolombia (Kualifikasi PD 2010)

7 Sept 2008 : Kolombia 0-1 Uruguay (Kualifikasi PD 2010)

7 Feb 2008 : Uruguay 2-2 Kolombia (persahabatan)

5 pertandingan terakhir Kolombia :
25 Jun 2014 : Jepang 1-4 Kolombia (Piala Dunia)

19 Jun 2014 : Kolombia 2-1 Pantai Gading (Piala Dunia)

14 Jun 2014 : Kolombia 3-0 Yunani (Piala Dunia)

7 Jun 2014 : Kolombia 3-0 Yordania (persahabatan)

1 Jun 2014 : Kolombia 2-2 Senegal (persahabatan)

5 pertandingan terakhir Uruguay :
24 Jun 2014 : Italia 0-1 Uruguay (Piala Dunia)

20 Jun 2014 : Uruguay 2-1 Inggris (Piala Dunia)

15 Jun 2014 : Uruguay 1-3 Kosta Rika (Piala Dunia)

5 Jun 2014 : Uruguay 2-0 Slovenia (persahabatan)

31 Mei 2014 : Uruguay 1-0 Irlandia Utara (persahabatan)

Skuad Kolombia
Kiper : David Ospina (Nice), Faryd Mondragon (Deportivo Cali), Camilo Vargas (Santa Fe).

Bek : Camilo Zuniga (Napoli), Pablo Armero (Napoli), Cristian Zapata (AC Milan), Mario Yepes (Atalanta), Carlos Valdes (San Lorenzo), Santiago Arias (PSV Eindhoven), Eder Alvarez-Balanta (River Plate).

Gelandang : James Rodriguez (Monaco), Abel Aguilar (Toulouse), Carlos Sanchez (Elche), Fredy Guarin (Inter Milan), Juan Fernando Quintero (Porto), Aldo Ramirez (Morelia), Alexander Mejia (Atletico Nacional), Victor Ibarbo (Cagliari), Juan Guillermo Cuadrado (Fiorentina).

Striker : Jackson Martinez (Porto), Teofilo Gutierrez (River Plate), Carlos Bacca (Sevilla), Adrian Ramos (Borussia Dortmund).

Skuad Uruguay
Kiper : Fernando Muslera (Galatasaray), Martin Silva (Vasco da Gama), Rodrigo Munoz (Libertad).

Bek : Maximiliano Pereira (Benfica), Diego Lugano (West Bromwich Albion), Diego Godin, Jose Maria Gimenez (both Atletico Madrid), Sebastian Coates (Liverpool), Martin Caceres (Juventus), Jorge Fucile (Porto).

Gelandang : Alvaro Gonzalez (Lazio), Alvaro Pereira (Sao Paulo), Walter Gargano (Parma), Egidio Arevalo Rios (Morelia), Diego Perez (Bologna), Cristian Rodriguez (Atletico Madrid), Gaston Ramirez (Southampton), Nicolas Lodeiro (Botafogo).

Striker : Luis Suarez (Liverpool), Edinson Cavani (Paris St-Germain), Abel Hernandez (Palermo), Diego Forlan (Cerezo Osaka), Christian Stuani (Espanyol).


Prediksi Terlaris
Kolombia VS Uruguay
Kolombia 2-1 Uruguay (20 %)
Kolombia 1-2 Uruguay (15 %)
Kolombia 1-0 Uruguay

Minggu, 29 Juni 2014, pukul 03.00 WIB, Estadio Maracana, Rio de Janeiro

TEAM PARTICIPATING